------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Jakarta - Indonesia
-------------------------------------------------------------------- a Fiction Writer
-------------------------------------------------a Fiction Writer











Buku-buku Karla terdiri dari Metropop dan novel umum.
Untuk info lengkap, klik sub judul di bawah setiap ikon novel.


Other Spots:
GUESTBOOK
Let's Write A Novel


----------------------------------------

Komentar lama di Chatbox ini akan otomatis terhapus. Untuk
meninggalkan komentar yg permanen, silahkan isi GUESTBOOK,
atau di READER'S COMMENT di setiap posting

   




Karla M. Nashar on Facebook






If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed



Thursday, February 07, 2008
SC Behind The Scene

 

     

      

 

      Partisipasi dlm kampanye 1000 Buku Untuk Tunanetra dari Yayasan Mitra Netra yang ada di novel Sebelum Cahaya, bisa dibilang sebuah perpanjangan dari niatan yang dulu nggak sengaja pernah terucap.

      Ketika buku itu sdh selesai ditulis, dlm salah satu diskusi dgn editor, sampailah kepada pertanyaan: ada nggak sih istilah yg dipakai untuk tongkat yg dipakai oleh kaum tunanetra? Kita tahu tongkat yg dipakai untuk berjalan disebut kruk, tapi apa ya istilah untuk tongkat yg biasa dipakai kaum tunanetra yg bisa dilipat-lipat itu?

So I did a small research in the internet. Rangkuman riset itu menghasilkan informasi yg dicantumkan dlm tulisan berjudul Kisah Tentang Tongkat Putih (White Cane) yg ada di halaman xi-xii dlm novel Sebelum Cahaya.

Dalam penjelajahan di dunia maya itulah, nggak sengaja sampai di situs Mitra Netra. Saat membaca ttg kampanye mereka itu, tiba-tiba teringat kejadian lebih setahun lalu. Waktu itu nggak sengaja lihat sekilas liputan TV ttg sebuah yayasan yg menyediakan buku-buku untuk para tunanetra. Karena lihat liputannya cuma sekilas, jadi nggak tahu nama yayasan itu. Namun satu hal yg pasti, saat itu sempat membatin dalam hati, pengen deh bantu program mereka.

Lalu sebuah ide muncul. Kenapa nggak kita cantumin saja informasi ttg kampanye itu di halaman belakang novel Sebelum Cahaya. Rasanya kok pas banget karena kebetulan tokoh Enggar dalam novel ini mengalami kecelakaan dan kehilangan semua spektrum cahaya dlm hidupnya. Dgn begitu mereka yg baca novel tsb, bisa tahu juga soal kampanye itu. Dan siapa tahu tertarik jadi relawannya.

Akhirnya disampaikanlah ide tsb ke editor. Lucunya waktu selesai cerita, si editor malah bilang, "Loh, ini kan yayasan yg mmg sudah Letto bantu selama ini."  

Pucuk dicita ulam tiba. Padahal sebelumnya sama sekali nggak tahu kalau Letto dan GagasMedia mmg sdh kerjasama dgn Mitra Netra. Sebuah kebetulan manis.

 

------------------------------------------------ 

 

Back to : HOME

 

Posted at 08:07 pm by LALA

landy
February 8, 2008   02:57 PM PST
 
kayanya harus cepet2 cari bukunya deh di toko buku.
maza
February 9, 2008   02:23 PM PST
 
Umm..next time bisa coba nyentuh tentang alam ga ya?
Kan udah nyentuh cagar budaya (Batavia), en difabel.
Eh iya bgmn kalo tentang detektif juga.

Hikshiks hiks ...iri sma Lettonya.
LALA
February 14, 2008   08:16 PM PST
 
To LANDY + MAZA
Thk you dah mampir... Coba ntar tak cari wangsit dulu buat nulis idenya...
kaka
March 4, 2008   11:42 AM PST
 
lagi dan lagi buku Karla membuat saya memecahkan rekor. 1 buku saya lahap dalam hitungan jam. Saya baca lagi...lagi...dan lagi. Setiap kata penuh makna, setiap halaman mampu membuat hati saya basah dan mata saya"hujan". Congrats and good luck buat novel barunya.Saya tunggu Hocus Pocus(yang pasti lebih seru)
LALA
March 30, 2008   08:16 PM PDT
 
To KAKA
Thks ya Ka dah mampir lagi... Aduh, kok pakai hujan setempat lagi ya? he..he... Bentar lagi Hocus pocusnya bakal keluar, dijamin yg ini gak bakal pakai 'hujan' setempat segala.
 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry