------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Jakarta - Indonesia
-------------------------------------------------------------------- a Fiction Writer
-------------------------------------------------a Fiction Writer











Buku-buku Karla terdiri dari Metropop dan novel umum.
Untuk info lengkap, klik sub judul di bawah setiap ikon novel.


Other Spots:
GUESTBOOK
Let's Write A Novel


----------------------------------------

Komentar lama di Chatbox ini akan otomatis terhapus. Untuk
meninggalkan komentar yg permanen, silahkan isi GUESTBOOK,
atau di READER'S COMMENT di setiap posting

   




Karla M. Nashar on Facebook






If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed



Saturday, February 23, 2008
Sebelum Cahaya at Trijaya FM

Tadi pagi diundang Trijaya FM sbg tamu di acara Mr. Chairman-nya Mas Kepra dari 7.30 s/d 9.00. Sempat nggak kebayang senior kayak Mas Kepra mau berbagi waktu ngobrolin novel ini, tapi begitulah senior yg jam terbangnya sdh tinggi, semua bisa diobrolin dgn mudah.

 

Obrolan diawali dgn pertanyaan berkisar profesi penulis, lalu beranjak ke proses kreatif penulisan. Noe Letto juga sempat dihubungi lewat telepone untuk dimintai pendapat.     

 

Waktu ngobrolin soal genre, Mas Kepra nyeletuk, "Kalo gitu kenapa nggak lagu dangdut aja yg dibikin songlit? Kayak Bang Toyip atau Jablai gitu?" --- Wah, bener banget. Tinggal diusulin aja tuh ke GagasMedia biar bikin genre baru berjudul Danglit, atau Dutlit ya?

 

Dari bebrp telepon masuk, satu pertanyaan yg sdh sering ditanya adl: "Ada hubungan nggak sm sinetron Cahaya" --- Jawabannya: "Nggak tuh!" --- Apa mau dikata, SC mmg jadi soundtrack sinetron tsb. Lalu ada penelepon yg ternyata seorang tunanetra yg cerita kalau istrinya ninggalin dia sepuluh tahun lalu dan menikahi temannya. Hm, sedih deh…

 

Lalu dari deretan SMS masuk, ada satu, dua yg bilang kalau songlit nggak kreatif dan akal-akalan kaum kapitalis… Well, setiap orang mmg boleh berpendapat. Sayang waktunya habis, jadi SMS tsb tak bisa dikomentari. Kalau bisa, mungkin jawabannya adl: "Lagu jadi novel? Why not?"

 

Pembuatan songlit adl upaya memperluas sbh karya seni dgn karya seni lain dlm media berbeda. Sama halnya dgn novel yg dijadikan film (Gone With The Wind, HarPot, LOTR, dll), atau film yg dijadikan novel (Heart, Love, Selamanya, dll). Masih banyak contoh lain di mana sbh karya seni menjadi inspirasi bagi karya seni lain, misalnya:

 

·         Lukisan Monalisa oleh Leonardo Da Vinci (1503-1506) menjadi inspirasi dr lagu berjudul sama yg ditulis Jay Livingston & Ray Evans thn 1950, dan dipopulerkan oleh Nat King Cole. Lagu ini berada di posisi #1 Billboard selama 8 minggu. Apa itu berarti Jay & Ray nggak kreatif krn membuat sbh karya seni yg terinspirasi oleh karya orang lain padahal lagu tsb sgt legendaris? You tell me…

 

·         Lukisan Girl With a Pearl Earring oleh Johannes Vermeer (1663). Lukisan tsb sgt terkenal krn pada jamannya dianggap seronok, walau mungkin kita yg hidup jaman skrg bakal bengong krn nggak bisa lihat keseronokan dari lukisan tsb. Terispirasi oleh keindahan karya Vermeer itu, Tracy Chevalier membuat sbh novel berjudul sama di tahun 1999. Tracy membuat kisah ttg siapa gadis model tsb, apa hubungannya dgn Vermeer, knp gadis itu hanya memakai satu buah anting mutiara saja, apakah senyum gadis itu senyuman innocent atau seductive, dll... Lalu di tahun 2003 novel tsb difilmkan dgn judul sama, dan dilakoni oleh Colin Firth dan Scarlett Johansson.  

  

    

a painting                       a novel                            a movie

 

 

·         Contoh terkini adl novel Ayat-ayat Cinta-nya Habbiburahman. Novel ini difilmkan, dan lagunya dibuat olleh Melly Goeslow. Sbh karya seni menghasilkan dua karya seni lain. Apa Melly dianggap nggak kreatif krn terinspirasi karya org lain? Hoho, padahal kita semua tahu betapa jenius dia dlm bermusik.

 

Yah, kalau mmg mengubah sekitar 60-an kata dalam lirik SC menjadi 42.100-an kata dlm novel SC, dianggap nggak kreatif oleh sebagian orang, well, I rest my case then. Setiap org mmg bebas berpendapat. Tapi yang jelas sisa 42.040-an kata itu nggak datang dgn hanya menjentikkan jari atau sekedar mengedipkan mata belaka…

 

------------------------------------------------ 

 

Back to : HOME

 

Posted at 04:22 pm by LALA

 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry