|
|
 |
 |
Friday, January 02, 2009
FOREVER YOURS - Synopsis + Excerpt
FOREVER YOURS
Selalu ada ruang hati untuk cinta 13 x 19 cm - 292 hlm Gagas Media
Synopsis
Seketika itu juga ia menyesal telah bertanya. Ia menyesalinya karena---entah mengapa---ia bertanya dengan nada dan tatapan yang biasa ia gunakan jika ingin menarik perhatian seorang pria. Astaga! Pasti Uben mengira ia sedang menggodanya. Seorang pengacara meggoda penjaga ladang? Di mana logikanya?
Cinta atau nafsu---perang yang dihadapi Adinda ketika bertemu Uben. Fakta bahwa Adinda adalah pengacara ibukota dan Uben yang hanya seorang penjaga ladang harusnya cukup menggembalikan akal sehatnya. Yang terjadi justru sebaliknya. Laki-laki itu mampu membuatnya merelakan hidupnya berubah total. Namun, saat Adinda benar-benar memercayakan hatinya di tangan laki-laki itu, sebuah kebenaran muncul dan menampar telak semua yang diyakininya selama ini. Masih tersisakah ruang di hatinya untuk Uben setelah mengetahui siapa lelaki itu sebenarnya?
---------------------------
Excerpt
Bab Satu
"DINDA!!!"
Markus berteriak keras dari meja kerjanya ke arah rekannya yang sedang melintas di koridor kantor mereka. Sebagai pemimpin Markus Adityatama & Rekan, ia memang sering dibuat pusing oleh tingkah para rekan pengacaranya yang terkadang saling jontok rebutan klien. Kali ini, masalahnya adalah Adinda Putri Majesty, salah satu pengacara firmanya yang paling drop death gorgeous, sekaligus paling berdarah dingin, jika sudah menginginkan sesuatu di kepalanya.
Adindamelangkah masuk dengan dahi berkerut. Wajahnya yang bertulang pipi tinggi layaknya para model, memancarkan rasa tidak suka. Jika si tambun Markus sudah mulai berteriak memanggil dengan nada falseto setinggi tiga oktaf seperti saat itu, pastinya ada sesuatu yang teramat penting. Ia dapat melihat dengan jelas leher penuh lemak bosnya itu semakin berlipat-lipat karena cemberut.
"Apa maksudnya ini?" tanya Markus sambil melempar selembar surat ke atas meja.
Adinda hanya meliriknya sekilas, acuh tak acuh. Ia tahu surat apa itu. Surat dari Sandria Grace Malarka yang meminta dirinya untuk menjadi kuasa hukumnya. Sejujurnya, Adinda telah memiliki salinan surat itu sejak kemarin. Hanya seminggu waktu yang dibutuhkannya untuk mendekati si artis terkenal yang mau bercerai itu. Sekarang, ia mendapat kepercayaan wanita itu sebagai kuasa hukumnya.
Namun, bukan karena itu Markus berteriak memanggil Adinda. Bukan karena ia tidak suka Adinda mewakili Sandria. Masalahnya, Eddy Malarka, suami Sandria, telah bertahun-tahun menjadi klien mereka. Jelas tidak mungkin jika dalam perceraian nanti kedua orang tersebut diwakili oleh firma yang sama.
"Tahu, kan, kalau Eddy Malarka sudah jadi pegangan si Mariskha?" tekan Markus menyebutkan nama rekan sefirma mereka, yang juga menjadi saingan utama Adinda. Selama ini, Adinda dan Mariskha bersaing ketat untuk memegang rekor tertinggi mendapatkan klien dan memenangi kasus.
Bab Tiga
"Heh, tunggu! Tunggu!" Adinda mengejarnya. "Tadi pagi, sudah kamu betulin? Terus, apanya yang rusak? Kenapa tidak bisa langsung oke? Pasti bisa jalan lagi, kan? Mobil saya itu tidak pernah telat diservis. Jadi, rusaknya pasti bukan yang berat-berat. Mungkin, cuma busi atau sekrup lainnya yang longgar. Coba saja kamu balik ke sana sekarang. Cek sekali lagi…."
"Nggak bisa," jawab Uben cepat.
"Kenapa?"
"Saya sudah bilang tadi kalau saya harus manen."
"Tapi, mobil saya lebih penting."
"Siapa bilang?"
"Ya, saya, dong!" dengus Adinda sebal. "Saya punya urusan penting yang harus segera saya selesaikan di Lembang. Setelah itu, saya harus balik ke Jakarta secepatnya."
"Kalau begitu sama."
"Sama? Kamu juga harus ke Jakarta?"
"Bukan. Sama. Saya juga punya urusan penting."
"Oh, ya? Apa?"
"Manen."
Bah! Adinda merasakan kedongkolannya melonjak tinggi. Dasar kampung! Nggak tahu apa kalau urusanku jauh lebih penting daripada panen kubis sialan itu?
"Oke. Kamu minta tambahan berapa?" tanya Adinda memutuskan menantang Uben secara langsung. Setelah dipikir-pikir, pasti alasan Uben menunda perbaikan mobilnya itu cuma karena uang. Lelaki itu minta tambahan upah. Pasti begitu!
------------------------------------------------
Back to : HOME
Posted at 09:02 pm by LALA
 |  |  | Name January 10, 2009 11:04 AM PST
Is it going to be as good as Bellamore? And the other previous books? Apa yg diangkat dlm cerita ini? Apakah bukunya sudah beredar dipasar? Kok tumben covernya photo bukan illustrasi spt biasanya? Knp? |  |
  |  |  | LALA January 10, 2009 08:54 PM PST
Makasih yaa buat postingnya...
FYI, novel ini BUKAN termasuk genre metropop spt Bellamore & Hocus-pocus. Penerbitnya juga beda. Covernya yg memakai photo merupakan keharusan pihak penerbit. Bagus atau tidaknya buku ini? Wah, itu sih tergantung selera yg membacanya yaa... tapi mudah2an masih bisa tetap diterima spt yg sudah2...
All the best,
Lala |  |
  |  |  | indri January 12, 2009 02:54 PM PST
uda lama ga buka blognya mba lala
jadi ga tau ada buku barunya ni!
abis ini pasti lansung ke toko buku hunting buku barunya ni!
:) |  |
  |  |  | LALA January 14, 2009 10:37 PM PST
to INDRI
Mudah2an ceritanya bisa menghibur ya... Thank youuuu... |  |
  |  |  | Rica January 28, 2009 10:20 AM PST
Sukses trus mba..... love your new book. Tapi ya kisahnya bak cerita sinetron ya.... I'm wondering...whether in this real life there's a real "Kang Uben" just like in your nove. Kalo memang ada...WOW!! |  |
  |  |  | ochie January 28, 2009 12:59 PM PST
Baru slese baca bukunya. hmm, agak kaget pas lihat covernya yg pake foto & bukan ilustrasi, ciri khas-nya Lala berasa agak hilang sedikit coz pembaca jd seolah2 membayangkan tokohnya adlh yg ada di foto cover. Next, ceritanya sih OK cuma entah kenapa emosinya kok kurang nyampe ya, gak kyk Bellamore. But so far, bagus kok :p ditunggu yg lainnya ya :) |  |
  |  |  | LALA January 28, 2009 04:44 PM PST
to: RICA
Makasih ya buat commentnya...
Kalau yg dimaksud ada nggak org yg rela meninggalkan hidupnya yg sdh nyaman dan hidup secara sederhana, jawabannya ada sekali. Malah bkn sesuatu yg aneh. Salah satu contohnya ttg kisah hidup seseorg yg meninggalkan posisinya di bidang finansial dgn gaji sgt bsr dan memutuskan hidup sbg pemain trapeze....
Tp kalau yg km maksud ada nggak yg mirip "karakter" Kang Uben, jujur aja saya nggak tahu... After all it just a fiction, sesuatu yg mmg cuma hasil khayalan saya saja spt halnya novel2 fiksi lainnya... Tapi mudah2an msh tetap bs menghibur kamu yaa... :-)
Salam!
|  |
  |  |  | LALA January 28, 2009 04:51 PM PST
to: OCHIE
Tks ya dah mampir dan curhat...
Spt yg sdh saya jelaskan sebelumnya. covernya mmg keharusan dari pihak penerbit... Jujur aja saya mmg punya kekhawatiran spt yg kamu bilang itu kalau pembaca akan membayangkan tokohnya spt model covernya... tapi apa boleh buat, itu mmg sdh jadi keputusan penerbit yg tdk bisa dirubah...
Sekedar info utk Ochie, FY bukan termasuk Metropop (spt halnya Bellamore atau LHHP), dan penerbitnya juga beda. Jadi saya mmg menulisnya dgn gaya yg berbeda kalau menulis Metropop... Mungkin kamu bisa menunggu Metropop saya yg baru nantinya kalau mmg ingin mencari sesuatu yg "bercita rasa" Bellamore atau LHHP... :-)
GBU always!!!
|  |
  |  |  | Name February 13, 2009 01:54 PM PST
mba lala....
crita novel ini ttg apa?????
apa sama kyk novel2 mba yang lainnya???? |  |
  |  |  | anien March 13, 2009 04:47 PM PDT
Yay!! I love this novel... love it love it love it.. kalimatnya cerdas trus plot ceritanya juga ngga standar..
hehehe mbak, aku kira ini pertama kalinya aku beli novel karangan mbak (aku emang tiap bulan da jatah beli novel pengarang indonesia).. ternyataaaaa.. aku udah punya yang LHHP!!! wuih.. that is one of my fave too.. hmm sepertinya aku harus segera nglengkapin novel2 tulisannya mbak lala yang lain nih..
btw, inspirasinya dari mana ya mbak, sampe bisa nulis dengan kalimat-kalimat yang cerdas gitu? aku jadi terpicu mu nulis juga nih..
anyway, buat yang cover dgn foto itu tenang ajaaaa.. aku nggak membayangkan si kang uben dengan model yang di foto ko.. kayanya lebih cocok di donny alamsyah (9naga, vid.klipnya andra n the backbone yang larilari) deh yng dibayangin jadi uben.. heheheeh..
Good Work! ditunggu novel lainnya.. ^^ |  |
  |  |  | LALA March 14, 2009 11:50 AM PDT
to ANIEN
Wah, sykurlah kamu nggak ngebayangin Kang Uben spt covernya... Inspirasi FY dari mana? Dari kebanyakan makan kubis kali yaa....ha...ha...!!!
Tks ya sdh mampir. |  |
  |  |  | anien March 15, 2009 12:30 AM PDT
Ouch!
banyak makan kubis jadi bisa muncul tokoh uben?? hmm.. jangan jangan tukang sayur di lingkungan rumah mbak lala ganteng lagi??!! hehehehehe.. ^^
(mulai mikir untuk coba nelen kubis banyak banyak.. :D) |  |
  |  |  | amalia March 31, 2009 02:14 PM PDT
two thumbs up dah...!!!
novelnya mbak lala emang keren2..
aq udah punya smua novel mbak lala neh kcuali yg Sebelum Cahaya,dicari2 d gramed ga ktemu...Huhuhu...
Novel yg ini (Forever Yours), mantabh bgt dah...
Kang uben,,,,Hmmm,,,,, |  |
  |  |  | LALA April 12, 2009 11:07 AM PDT
to ANIEN
Kok tahu? Kayak "bretpet" loh guantengnya...ha..ha...
to AMALIA
Makasih yaa... Coba kamu tanya ke Gagas Media deh. Mungkin mereka bisa kasih info ttg novel SC.
|  |
  |  |  | fca July 4, 2009 12:47 PM PDT
kakak lala...bgus bgt novelnya....kakak bisa bwt kakta-kata jd lbh bermakna ya.....alur ceritanya kocak abis dan juga romantis.....
|  |
  |  |  | LALA July 5, 2009 07:36 PM PDT
to FCA
Tks ya utk komentarnya... Senang dengar kamu bisa menikmatinya. |  |
  |  |  | Azeez July 22, 2009 04:36 PM PDT
Buku Forever Yours ini sederhana namun keren... meski aku cowok bisa juga ngikutin... |  |
  |  |  | LALA July 26, 2009 08:58 AM PDT
to Azees
Makasih ya sdh mampir... |  |
  |  |  | Befiola September 6, 2009 05:10 PM PDT
Hay mba Lala, hmm 1st of all, smua crta novel mba Lala keren dan bner2 menyentuh hati. Tapi mba, mungkin krn sibuknya skrg,aku jd ketinggalan crita2 mba Lala. Mba, aq pengen banget crita2 sperti Bellamore, best story I ever read,tiap baca novel ini, bawaanya sedih melulu. Aku tunggu crita yg beda tapi berkarakter sperti Bellamore ya Mba. Tx Mba.
Cheers,
-b- |  |
  |  |  | LALA September 8, 2009 12:57 PM PDT
to: BEFIOLA
Halo Befiola. Makasih ya sdh mampir. Saya mmg sengaja membuat cerita yg berbeda2 spy bervariasi. Mungkin suatu saat nanti saya akan membuat lagi cerita sedih spt Bellamore.
Cheers! |  |
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
|